![]() |
Tim Persiba Balikpapan. |
Persiba Balikpapan
diprediksi akan degradasi lebih cepat, jika di pertandingan yang lain, yaitu
Semen Padang lawan Perseru Serui berakhir imbang/seri.
Persiba Balikpapan akan menjamu Madura United
FC di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (29/10/2017). Namun, bisa jadi, tidak perlu menunggu laga tersebut untuk menentukan nasib
Beruang Madu musim depan.
Adalah laga Semen Padang FC menjamu Perseru Serui di Stadion Haji Agus
Salim Padang, Sabtu (28/10/2017), yang bisa menjerumuskan Persiba ke jurang
degradasi ke Liga 2. Jika laga tersebut
berakhir imbang, bisa dipastikan kiprah Persiba di kasta tertinggi berakhir musim ini.
Data dari laman resmi Liga Indonesia menyebutkan, Persiba
Balikpapan hanya bisa meraih poin maksimal
32. Itu adalah poin yang sama dengan Perseru di batas
zona aman jika berhasil menahan Semen Padang. Sesuai regulasi, langkah
berikutnya untuk menentukan peringkat di Liga 1 jika poin sama adalah head to head.
Itu sebabnya, Persiba berharap Semen Padang bermain sungguh-sungguh dan
memenangkan laga melawan Perseru. Sehingga, Anmar Al Mubaraki dan kawan-kawan
masih bisa melanjutkan perjuangan lolos dari zona degradasi.
"Tidak hanya Semen Padang, kami juga berharap tim yang terancam degradasi
lainnya juga bisa dikalahkan lawan-lawan mereka. Sebaliknya Persiba juga harus
terus menang dalam sisa laga sehingga kami bisa bertahan di Liga 1," kata
Irfan Taufik, Sekretaris Persiba.
Menghadapi
situasi yang demikian, pelatih Persiba Haryadi memilih fokus menghadapi laga selanjutnya menjamu Madura United, ketimbang memikirkan tim lain. Terlebih, Persiba harus kehilangan dua
pilar di lini pertahanan yakni Absor Fauzi dan Yudi Khoerudin, lantaran terkena akumulasi kartu kuning.
“Absennya Yudi dan Absor tidak boleh jadi penghalang untuk meraih poin
maksimal lawan Madura. Sebab kami sangat membutuhkan kemenangan demi menjaga
asa bertahan di Liga 1. Dalam latihan, saya akan siapkan pengganti dan
memaksimalkan pemain yang ada,” ujar Haryadi.
Ardi Yuniar dan bek pinjaman dari Arema FC, Oky Derry Andryan, berpeluang
menjadi pengganti kedua pemain yang absen tersebut. Ardy dan Oky sudah pernah
merasakan atmosfer Liga 1. Bahkan Ardi pada putaran pertama kerap jadi pilihan
utama untuk mengisi jatah pemain U-23.
No comments:
Post a Comment