![]() |
Selebrasi Tim Madura United. |
Madura United
membidik 12 Poin dari 4 laga sisa di Liga 1 musim 2017. Empat laga
sisa itu adalah dua laga tandang dan dua laga kandang.
Hanya saja dua laga
kandang terpaksa digelar di tempat lain,
karena dalam status mendapat hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.
Target 12 poin dari
4 laga sisa dibebankan pada para pemain Madura United, karena Madura United tak
ingin terpuruk akibat sanksi dari PSSI. Menurut Pelatih Madura United Gomes de
Oliveira, Madura United tetap mematok kemenangan, meski
dua laga kandang akan digelar jauh dari Madura.
“Kami semua sepakat memasang target tinggi untuk dua laga usiran,”
ujar Gomes Oliveira seperti dirilis laman resmi Liga
Indonesia.
Target tinggi juga
ditetapkan untuk dua laga tandang mereka. Alhasil, manajemen klub menginginkan
empat laga sisa itu berakhir dengan kemenangan dan bisa menghasilkan 12 poin
untuk menjaga peluang menjadi jawara Liga 1 Indonesia.
Saat ini, upaya merebut
kemenangan di empat laga sisa memiliki tambahan penyemangat setelah Madura
United dinyatakan mendapatkan lisensi klub profesional dari Konfederasi Sepak
Bola Asia (AFC), mengikuti jejak Persib Bandung, Arema FC dan Bali United.
Artinya, Madura United
bisa tampil di ajang Liga Champions Asia ataupun AFC Cup, apabila menjadi wakil
Indonesia di dua ajang tersebut. Dengan catatan, Madura United menjadi jawara
atau berada di tiga besar klasemen akhir Liga 1 Indonesia.
“Lisensi AFC sudah
diterima. Audit sudah selesai,” kata Presiden Madura United, Achsanul Qosasih.
Dia tak lupa mengucapkan terima kasih untuk semua elemen yang berperan dalam
proses lisensi profesional Madura United. Meski Madura United tetap harus
menyelesaikan beberapa item yang masih kurang, sebelum benar-benar menerima
lisensi klub profesional.
No comments:
Post a Comment