Thursday, 13 April 2017

Hasil Liga Champions (13/4/2017)




Atletico Madrid 1 - 0. Leicester City
(Gol Antoine Grizman 28')

Bayern Muenchen  1 -  2  Real Madrid
(Gol Arturo Vidal 25/ Cristiano Ronaldo 47, 77)

Borussia  Dortmund 2 - 3 AS Monaco
(Gol Ousmane Dembele 57, Shinji Kagawa 84 / Kylian Mbappe 19, 79, Bunuh diri Seven Bender 35).

Wednesday, 12 April 2017

16 Laga Home Bayern Muenchen Yang Dahsyat.



Akankah Real Madrid mampu menghentikan kemenangan demi kemenangan yang diraih Bayern Muenchen ?

Babak Perempat Final Leg I Liga Champions antara Bayern Muenchen lawan Real Madrid (13/4/2017) di Stadion Allianz Arena, bisa saja memperpanjang kemenangan Die Rotten.  Selama 16 laga home di Allianz Arena, Muenchen selalu menang. Dan Madrid siap menjadi korban berikutnya.

Inilah 16 kemenangan beruntun Bayern di Allianz Arena:

1. 17 Sept' 2014.   : Bayern Muenchen 1-0 Manchester City
2. 5 Nov' 2014.      : Bayern Muenchen 2-0 AS Roma
3. 10 Des' 2014.     : Bayern Muenchen 3-0 CSKA Moskva
4. 11 Maret 2015.  : Bayern Muenchen 3-0 Shakhtar Donetsk
5. 21 April 2015.   : Bayern Muenchen 6-1 Porto
6. 12 Mei 2015.     : Bayern Muenchen 3-1 Barcelona
7. 3 Sep,  2015.      : Bayern Muenchen 5-0 Dinamo Zagreb
8. 4 Nov, 2015.      : Bayern Muenchen 5-1 Arsenal
9. 2 4 Nov' 2015.   : Bayern Muenchen 4-0 Olympiakos
10. 16 Maret 2016 : Bayern Muenchen 4-2 Juventus
11. 5 April 2016.   : Bayern Muenchen 1-0 Benfica
12. 3 Mei 2016.     : Bayern Muenchen 2-1 Atletico Madrid
13. 13 Sep' 2016.  : Bayern Muenchen 5-0 Rostov
14. 19 Okt'  2016. : Bayern Muenchen 4-1 PSV Eindhoven
15. 6 Des'  2016.   : Bayern Muenchen 1-0 Atletico Madrid
16. 15 Feb' 2017.  : Bayern Muenchen 5-1 Arsenal.

Manchester United Tancap Gas Menuju Liga Champions.


(Foto : Wayne Rooney tak bisa tanding lawan Anderlecht).

Jose Mourinho Sang  Manajer Manchester United semakin intensif  melatih anak buahnya,  jelang laga penting di Leg pertama babak perempat final Liga Europa,  Jumat dinihari (14/4/2017). Posisi pasukan Mourinho adalah sebagai penantang tuan rumah  Anderlecht Belgia.

Utak-utik barisan depan terus  dimaksimalkan Mourinho,  mengingat Wayne Rooney tidak akan diikutsertakan ke Belgia karena masih cedera.  Wayne Rooney memang masih  melakukan latihan, namun kebugarannya masih dipertanyakan.
Pada dua pertandingan terakhir, Wayne Rooney absen turun ke lapangan, karena  cedera pergelangan kaki. Meski tanpa diperkuat Rooney, Jose Mourinho tetap mentargetkan kemenangan, bahkan Mourinho mengincar Juara Liga Europa, sebagai tiket gratis menuju Liga Champions.  Tentu saja ia juga  tetap memburu posisi  Empat Besar Premier League,  meskipun harus bersaing dengan Tottenham, Liverpool , dan Manchester City.

Salah satu pemain Manchester United Luke saw  sependapat dengan Mourinho, bahwa tiket Liga Champions harus diperoleh, entah lewat Juara Liga Europa atau finish di posisi empat besar Premier League. Untuk mewujudkan itu, yang paling utama  memenangkan dulu pertandingan lawan tuan rumah Anderlecht Belgia.

“Bagi saya setiap pertandingan  sangat penting, dan kami  ingin memenangkan turnamen ini” kata Luke Saw seperti dilansir  Daily Mail.
“Liga Europa adalah  hal yang besar bagi kami saat ini,  dan trofi Liga Europa sebagai  jalan menuju Liga Champions musim depan” ujar Luke saw lagi.

Fakta dan Data.
1. Manchester United memenangkan 5 dari 6 pertandingan terakhir mereka di Liga Europa.

2. Manchester United hanya menang satu kali dari tiga lawatan terakhir mereka ke markas Anderlecht.

3. Pertemuan ini merupakan ke tujuh antara Manchester United lawan Anderlecht sepanjang sejarah.

4. Manchester United hanya kalah dua kali dari enam pertemuan terakhir mereka  lawan Anderlecht.

5. Anderlecht hanya kalah satu kali dari enam laga kandang terakhir mereka di ajang Liga Europa musim ini.

6. Manchester United hanya menang dua kali dari lima laga tandang terakhir mereka di ajang Europa League musim ini.

7. Manchester United mencatatkan 5 clean sheets di enam pertandingan terakhir mereka di Europa League.

8. Anderlecht merupakan tim kedua dengan kartu kuning terbanyak di Liga Europa musim ini, yakni 26 Kartu Kuning.

Sisi Lain Bayern Muenchen vs Real Madrid.



Kamis dinihari (13/4/2017), Bayern Muenchen menjamu Real Madrid di babak Perempat Final Leg 1, Liga Champions 2016/2017.

Berikut sekilas Sisi Lain dari Bayern Muenchen vs Real Madrid.

1. Bayern Muenchen telah 16 kali berlaga di perempat final Liga Champions. Terbanyak di antara klub lain di Eropa atau unggul atas Real Madrid dan Barcelona dengan 15 kali.

2. Muenchen memiliki jumlah kemenangan lebih banyak ketimbang Madrid, yaitu 11 berbanding 9. Serta menang sembilan kali dan hanya kalah sekali ketika berlaga di kandang sendiri.

3. Bayern Muenchen dan Real Madrid sudah bertemu 22 kali di Eropa, 11 diantaranya di fase knock-out. Itu merupakan duel paling sering di ajang Eropa.

4. Di skuad Bayern ada eks pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti (2013-2015), serta dua mantan pemain  Madrid Arjen Robben (2007-2009) dan Xabi Alonso (2009-2014). Sedangkan Gelandang Real Madrid Toni Kroos pernah berkostum Bayern Muenchen pada 2007-2014.

5. Robert Lewandowski telah mencetak 46 gol dari 45 laga bersama Bayern Muenchen dan Polandia sepanjang  musim ini.

Tuesday, 11 April 2017

32 Pemain Timnas U-19.

(Foto : Timnas U-19 / sumber : PSSI)

Setelah menjaring ribuan pemain muda dari berbagai Asosiasi Provinsi di Indonesia, hari ini Selasa 11 April 2017, Pelatih Indra Sjafri akhirnya  memilih 32 pemain U-19 yang dianggap lolos seleksi, dan layak untuk diterjunkan di ajang Piala AFF U-19 tahun 2017.

Berikut Daftar 32 Pemain Timnas U-19 : 

KEEPER :
1. M. Riyandi
2. Gianluca Rossy
3. Aqil Savik
4. Raka Handika

DEFENDER :
5. M.Rafid Lestaluhu
6. Dendi Zihan
7. Nurhidayat
8. Julyano Nono
9. Rachmat Irianto
10. Kadek Raditya
11. Renaldi Yulhan
12. Ahmad Saiful
13. Dedi Tri
14. Irsan Lestaluhu
15. Firza Andika

MIDFIELDER :
16. Achmad Arthur
17. Witan Sulaiman
18. Syarifudin Hidayatulloh
19. Luthfi Kamal
20. Teuku Noer Fadhil
21. M. Iqbal
22. Resky Witriawan
23. Adha Nurrokhim
24. Feby Eka Putra

STRIKER :
25. Jadug Arya
26. Aulia Hidayat
27. Jefry Bisae
28. Deka Toha
29. Hanis Saghara
30. M. Rafly Mursalim
31. Egy Maulana
32. Dava Aldiansyah.

Prediksi Dortmund vs AS Monaco


(Foto : Aubameyang ingin bobol gawang Monaco)

Bagi Borussia Dortmund, menghadapi  babak perempat final Liga Champions bukan sesuatu yang menegangkan, karena Dortmund sendiri pernah merebut titel Jawara Liga Champions. Tapi kali ini yang dihadapi bukan tim sembarangan, AS Monaco. Dengan penuh keyakinan, AS Monaco datang ke Stadion Signal Iduna Park untuk menantang Borussia Dortmund, pada hari Rabu dinihari (12/4/2017).

Di Bundesliga, saat ini Dortmund berada di posisi Empat. Agak kesulitan untuk menuju posisi teratas. Tapi Dortmund juga memiliki kesempatan menggapai treble winner, meski agak berat. Ya, DFB Pokal juga menjadi incaran Dortmund, meski harus bersaing dengan tim kuat Bayern Muenchen.

Menghadapi Monaco, kekuatan Dortmund terreduksi, setelah beberapa pemain pilar mengalami cedera. Mereka yang  diragukan tampil antara lain, Julian Weigl, Shinji Kagawa, Erik Durm dan Andre Schurrle.

Bagaimana dengan AS Monaco ?

Monaco cukup mengejutkan di Liga Champions kali ini. Manchester City berhasil disingkirkan. Kejutan akan coba ditampilkan lagi kala menantang tuan rumah Borussia Dortmund. Pemain kunci Kylian Mbappe tetap menjadi andalan untuk menggedor pertahanan Dortmund. Sayangnya, Beberapa pemain Monaco tidak bisa main dengan alasan sanksi dan cedera, seperti Tiemoue Bakayoko, Djibril Sidibe.

Perkiraan Pemain.
Dortmund (4-1-4-1)
Buerki, Schmeizer, Bartra, Sokratis, Pszcze, Welgi, Dembele, Guereiro, Castro, Puliatic, Aubameyang.

Monaco (4-4-2)
Subasic, Raggi, Gilk, Jemerson, Mendy, Silva, Fabinho, Moutinho, Lemar, Mbappe, Falcao.

Bursa Asian Handicap.
Dortmund-Monaco 0:1.


Prediksi Juventus vs Barcelona.



Sama-sama Optimis.

Babak perempat final Liga Champions musim 2016/2017, mulai digelar Rabu dinihari nanti (12/4/2017),  Juventus menjamu Barcelona, dan Borrusia Dortmund lawan AS Monaco.


Saat ini Juventus dalam kondisi siap melawan tim tangguh dari tanah Catalan, Barcelona. Salah satu pemain Juve, Paolo Dybala mengatakan, bahwa Tim Juventus sudah siap mengalahkan Barca di Juventus Stadium.

Juventus memiliki modal motivasi kuat untuk mengalahkan Barcelona. Saat ini Juventus berada di posisi teratas Liga serie A,  terpaut Enam poin dengan klub dibawahnya. Juventus juga menapakkan kakinya ke Babak Final Coppa Italia. Bahkan saat ini Juventus berada pada trend positif untuk meraih treble winner.

Kepada ESPN Dybala mengatakan, bahwa dirinya yakin dapat mengalahkan Barcelona, apalagi saat ini Barcelona mentalnya sedang down, setelah dikalahkan Malaga 2-0 pada lanjutan La Liga beberapa hari lalu.
"Saya dan tim dalam keadaan baik untuk melawan Barcelona. Mental kami juga sedang bagus, setelah menang lawan Chievo dan Sampdoria di serie A, serta maju ke Final Coppa Italia. Dan saya yakin dapat mengalahkan Barcelona pada leg pertama babak perempat final Liga Champions" Ujar Paolo Dybala.

Juventus memang pernah kalah 3-1 lawan Barcelona di babak Final Liga Champions 2015. Namun ketika bermain di Juventus Stadium, Juventus tidak pernah kalah selama 21 pertandingan di Liga Eropa.

Namun demikian , Manager Juventus Massimiliano Allegri mengingatkan pada punggawa Juventus, agar tidak terlena dengan kemenangan. Sebab dengan kemenangan besar pun, belum tentu membawa Juventus maju ke babak semifinal. Hal ini dibuktikan dengan performa Barcelona, yang menakjubkan di babak sebelumnya.

Pada waktu itu, Barca kalah 4-0 lawan PSG di leg pertama. Namun pada leg kedua, Barca mampu membalikkan keadaan dan menyingkirkan PSG dengan aggregat 6-5.

Menghadapi Barcelona, Juve tidak diperkuat pemain sayap Marko Pjaca karena  menderira ligamen lutut. Sedangkan Barcelona kehilangan pemain di lini tengah Sergio Busquets, Arda Turan, Aleix Vidal dan Rafinha. Mereka terkena hukuman akumulasi kartu dan cedera.

Meskipun beberapa pemain inti cedera, Kiper Barca Marc Andre ter Stegen merasa optimis dapat mencuri point di kandang Juventus.  "Kami sudah merenungkan kesalahan kami di pertandingan terakhir, dan sekatang dengan energi positif menuju Turin!". Demikian cuitan Andre ter Stegen di akun twitternya.

Perkiraan Pemain
Juventus (4-3-2-1)
Buffon, Alex Sandro, Chielini, Bonuci, Alves, Pjanic, Kheidira, Mandzukic, Dybala, Cuadrado, Higuain.

Barcelona (4-3-3)
Ter-Stegen, Sergio Ramos, Pique, Umtiti, Jordi Alba, Rakitic, Mascherano, Iniesta, Messi, Suarez, Neymar.

Bursa Asian Handicap
Juventus-Barcelona 0:0.

Monday, 10 April 2017

Skuad Tim Barito Putera Liga 1 / 2017.



KIPER :
Aditya Harlan (nomor punggung 20)
Muhammad Riyandi (1)
Shahar Ginanjar (12).

BELAKANG :
Hansamu Yama (23)
Faizal Fakhri (28)
Ambrizal (6)
Muhammad Rifqi (5)
Daniel Tata (97)
Valentino Telaubun (21)
Mazar Nurzaidin (22)
M. Roby (3)
Aaron Michael Evans (2)
Gavin Kwan Adsit (18).

TENGAH :
Hanif Ansyori (16)
Fajar Handika (24)
Syahroni (15),
Amirul Mukminin (8)
Paulo Sitanggang (17)
Matias Cordoba(77)
Nazarul Fahmi (96)
Dedi Hartono (10)
David Laly (91)
Rizky Pora (26).

DEPAN :
Yongki Aribowo (7)
Agi Pratama (9)
Thiago Chunha (11).

Pelatih : Jacksen F. Tiago.


Nama lengkap.   : Persatuan Sepakbola Barito Putera
Julukan.               : Bekantan Hamuk, Laskar Antasari.
Didirikan.            : 21 April 1988
Stadion.               : Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalsel.
Kapasitas.           : 12.000 penonton.
Ketua Umum.    : H. Sulaiman H.B
Manajer.             :  H. Hasnuryadi Sulaiman
Pelatih.                : Jacksen Tiago
Warna Kostum  : Kuning


20 Stadion Sepakbola Termegah di Dunia.


Apakah anda berniat melakukan Perjalanan Wisata Sepakbola ? Jika Ya, catat baik-baik 20 Stadion termegah  di dunia, yang mungkin menjadi destinasi anda. Termegah dalam arti mampu menampung banyak penonton, maupun dari sisi arsitekturnya. Kita mulai dari rangking 20.


20. Azadi Stadium (Teheran, Iran).


Markas Tim : Persepolis FC, Esteghlal FC,  Timnas Iran.
Dibuka: 1973
Kapasitas: 95.225  penonton.

Dibuka pada tahun 1973, Stadion Azadi adalah bagian dari kompleks olahraga yang jauh lebih besar yang mencakup beberapa lapangan latihan, pusat berenang dan juga danau yang indah.

Stadion ini merupakan rumah bagi dua tim lokal dan juga tim nasional, dan merupakan contoh sarana keuangan Iran. Stadion ini sebagai wujud keinginan Iran  untuk bersaing di papan atas olahraga dunia.


19. De Meer Stadium (Amsterdam, Belanda).


Markas Tim :  Ajax dan Tim Nasional Belanda
Dibuka: 1996
Kapasitas: 53.052 penonton

Di tahun 1998, menjadi venue final Liga Champions dan  2013 sebagi venue Final Liga Europa.

Dikenal sebagai Amsterdam Arena, dan menjadi favorit penggemar Sepakbola di seluruh dunia, tak terkecuali Sepakbola Belanda sendiri.

Stadion De Meer  telah menelurkan beberapa pemain terbesar di dunia. Orang seperti Johan Neeskens, Johnny Rep, Frank Rijkaard, Marco van Basten, Ronald Koeman dan, tentu saja, Johan Cruyff , sudah pernah mengenakan strip merah-putih lambang kebesaran Klub Ajax, yang terkenal selama bertahun-tahun.

Meskipun stadion relatif baru, Amsterdam ArenA merangkum semua tradisi, keberhasilan dan kecerdikan yang begitu sering dikaitkan dengan klub terbaik Belanda.


18. Estadio Da Luz (Lisbon, Portugal).


Markas Tim : Benfica
Dibuka: 2003
Kapasitas: 65.647 penonton
Tahun 2014, menjadi venue Final Liga Champions

Estadio  Da Luz,  bukan hanya sebagai sebuah stadion, tetapi juga sebagai  Karya seni  dari klub paling sukses Portugal. Stadion ini juga menjadi inspirasi bagi Emirates Stadium - The Arsenal.

Estadio Da Luz  memiliki  arsitektur yang menakjubkan dan  listrik dengan kapasitas besar. Tidak ada yang tidak suka tentang Estadio da Luz.


17. Ibrox Stadium (Glasgow,  Skotlandia).



Markas Tim : Rangers FC
Dibuka: 1899
Kapasitas: 51.082 penonton

Stadion Ibrox adalah rumah bagi salah satu klub paling terkenal di dunia,  Rangers FC. Dulu juga pernah dipakai Klub Old Firm, tetapi karena kesulitan masalah keuangan, Old Firm  diturunkan pada kasta terendah Liga Skotlandia.

Terlepas dari perselisihan klub,  penggemar Rangers FC selalu setia mengisi tribun untuk setiap pertandingan kandang. Kehadiran rata-rata pendukung Rangers untuk musim 2012/13  sekitar 45.750.


16. Juventus Stadium (Turin, Italia).



Markas Tim : Juventus
Dibuka: 2011
Kapasitas: 41.254 penonton.
Tahun 2014, menjadi venue Final Liga Europa.

Stadion Juventus masih tetap berada di papan atas Stadion termegah di dunia,  karena atmosfer  penonton yang luar biasa dan desain stadion yang indah.
Stadion ini turut andil bagi Juventus, dalam meraih Scudetto  di Liga serie A secara berturut-turut .


15. Celtic Park Stadium (Glasgow, Skotlandia).



Markas Tim : Celtic FC
Dibuka: 1892
Kapasitas: 60.355 penonton.

Celtic Park adalah stadion tertua dan terbesar di Skotlandia,  dan wajib bagi  anda  untuk mengunjungi stadion ini.

Pendukung Celtic sering disebut sebagai apresiator  terbaik di dunia sepakbola,  dan apresiator  yang bagus bagi permainan Celtic FC. Itulah sebabnya Stadion Celtic Park sering penuh dengan penonton.

Pemain Barcelona Xavi Hernandez dan Andreas Iniesta, bahkan  sangat terkesan dengan Stadion Celtic Park ini.
Iniesta pernah mengatakan "Para fans Celtic sangat istimewa , dan klub sangat bangga dengan mereka.  Mereka adalah yang terbaik yang pernah saya dengar".

Sementara Xavi mengatakan pernah berujar " Stadion Celtic Park adalah sebuah keajaiban, fans, orang-orang, mereka selalu  mendukung tim  Celtic"


14. Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti (Buenos Aires, Argentina).



Markas Tim : River Plate, Timnas  Argentina
Dibuka: 1938
Kapasitas: 67.664 penonton
Tahun 1978, stadion ini menjadi Venue Final Piala Dunia

Stadion ini adalah yang terbesar di Argentina dan sangat layak dikenang. Bertindak sebagai tuan rumah, Argentina menggunakan stadion ini, dan  menjadi Juara Piala Dunia untuk pertama kalinya.


13.Estadio Alberto J. Armando (Buenos Aires, Argentina).




Markas Tim: Boca Juniors
Dibuka: 1940
Kapasitas : 55.000 penonton.

Rumah raksasa  untuk  klub Argentina, Boca Juniors. Arsitektur dan desain stadion yang unik, terutama di sekitar tribun penonton. Pendukung Boca Juniors menyebut, sebagai tribun paling ikonik di dunia.


12. Estadio Centenario (Montevideo, Uruguay).



Markas Tim : Timnas Uruguay
Dibuka: 1930
Kapasitas: 65.235 penonton
Tahun 1930, menjadi Final Piala Dunia.

Stadion nasional Uruguay menjadi tuan rumah final Piala Dunia pertama dan terdaftar oleh FIFA sebagai salah satu stadion klasik di dunia, bersama dengan Maracana, Stadion Wembley, Stadion Giuseppe Meazza, Estadio Azteca dan Santiago Bernabeu.

Pada tahun 1983, FIFA memberikan penghargaan penghormatan untuk  Estadio Centenario.  Menurut FIFA, Estadio Centenario  sebagai satu-satunya monumen bersejarah di dunia sepak bola.


11. Anfield (Liverpool, Inggris).



Markas Tim : Liverpool FC
Dibuka: 1884
Kapasitas: 45.276 penonton.

Meskipun bukan stadion besar dalam hal kapasitas,  suasana legendaris di Anfield dikenal di seluruh dunia.

Salah satu ikonik dari stadion ini, adalah terowongan pemain. Disitu ada sebuah tulisan "This is Anfield". Ketika pertandingan dimulai, pendukung Liverpool selalu menyanyikan lagu/chants berjudul "You'll never walk alone". Lagu yang selalu memberikan motivasi bertanding bagi The Reds-Liverpool.


10. First National Bank Stadium  (Johannesburg, Afrika Selatan).



Markas Tim : Kaizer Chiefs, Timnas Afrika Selatan
Dibuka: 1989
Kapasitas: 94.736 penonton.
Tahun 2010, menjadi venue Final Piala Dunia.

Stadion ini dibuka pada tahun 1989, awal mulanya stadion ini dikenal sebagai Soccer City, lalu direnovasi pada tahun 2009 menjelang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Melalui stadion ini pula,  alat musik tiup Vuvuzela  dikenal dunia. Setiap Timnas Afrika Selatan bertanding di Piala Dunia 2010, Vuvuzela  yang sangat bising itu menggema di seluruh penjuru Stadion.


9. Estadio Azteca (Mexico City, Mexico).




Markas Tim : Club America FC,  Timnas  Meksiko
Dibuka: 1966
Kapasitas: 105.064 penonton.
Tahun 1970 dan 1986, menjadi venue Final Piala Dunia.

Mexico City Estadio Azteca terkenal sebagai stadion dengan  kapasitas besar.  Dalam sejarah Piala Dunia, juga sebagai satu-satunya stadion yang  menjadi tuan rumah dua final Piala Dunia secara berturut-turut.

Di Piala Dunia 1986, Estadio Azteca Mexico barangkali menjadi kenangan pahit bagi Timnas Inggris, karena Inggris tersingkir oleh Argentina lewat "Gol TanganTuhan" Diego Maradona.


8. Giuseppe Meazza Stadium  (Milan, Italia).




Markas Tim : AC Milan dan Intermilan
Dibuka: 1926
Kapasitas: 80.018 penonton.

Tahun 1965 dan 1970 menjadi Venue  Final Piala Eropa. Tahun 2002, menjadi Venue Final Liga Champions.

Stadion Giuseppe Meazza, dikenal sebagai  Stadion San Siro, stadion serbaguna  bagi dua klub papan atas Italia, AC Milan dan Intermilan.  Puluhan pemain bintang Italia, lahir dari stadion San Siro. Itulah sebabnya, San Siro merupakan salah satu stadion paling dihormati di dunia.


7. Signal Iduna Park (Dortmund, Jerman).



Markas Tim : Borussia Dortmund
Dibuka: 1974
Kapasitas: 80.645 penonton
Tahun 1974 dan 2006, menjadi Venue pergelaran Piala Dunia.
Stadion Signal Iduna Park,  sebelumnya dikenal sebagai Westfalenstadion, dan menjadi  stadion terbesar di Jerman.
Suporter Borussia Dormund selalu setia mengisi Stadion Iduna Park. Setiap pertandingan kandang, Iduna Park rata-rata terisi 24.453 penonton.


6. Allianz Arena (Munich, Jerman).



.Markas Tim : Bayern Munich dan 1860 Munich
Dibuka: 2005
Kapasitas: 71.437 penonton.
Tahun 2012, menjadi venue Final Liga Champions.

Satu-satunya stadion di seluruh Eropa yang mampu mengubah warna. Kadang berwarna Merah, karena stadion ini dipakai Bayern Munich. Kadang berwarna Biru, karena stadion ini juga dipakai tim 1860 Munich.

Stadion Allianz Arena juga memanjakan olahraga Atletik, karena di pinggir lapangan juga dilengkapi dengan lintasan lari.


5. The Maracana (Rio de Janeiro, Brasil).



Markas Tim : Timnas Brasil
Dibuka: 1950
Kapasitas: 78.838 penonton.
Tahun 1950 dan 2014, menjadi Venue Final Piala Dunia.
Tahun 2016 menjadi venue Olimpiade.

Maracana adalah salah satu stadion paling terkenal di dunia sepakbola, terletak di salah satu kota yang paling indah di seluruh dunia.

Di stadion ini pula, Kenangan pahit dialami Brasil. Meski sebagai tuan rumah  Piala Dunia 1950, Brasil dikalahkan Uruguay. Pada masa itu, pertandingan disaksikan 199.854 penonton. Kenangan pahit yang takkan terlupa.



4. Old Trafford (Manchester, Inggris).



Markas Tim : Manchester United
Dibuka: 1910
Kapasitas: 75.731 penonton.
Tahun 2003, menjadi venue Final Liga Champions

Banyak orang penggila bola menyebut, Stadion Old Trafford sebagai "The Theatre of Dreams", karena megah dan berwibawanya stadion ini. Tahun 2006, Old Trafford direnovasi dan menjadi stadion yang lebih megah lagi.

Menyebut Old Trafford, tidak lepas dari Alex Ferguson. Ferguson membawa Manchester United menjadi klub yang paling ditakuti jika bermain di Stadion Old Trafford.


3. Santiago Bernabeu (Madrid, Spanyol).



Markas Tim : Real Madrid dan  Timnas Spanyol
Dibuka: 1947
Kapasitas: 85.454 penonton
Tahun1957, 1969, 1980 menjadi venue Final Piala Eropa.
2010 venue  Final Liga Champions.
1982 Venue Final Piala Dunia.

Stadion Santiago Bernabeu awalnya dibuka pada tahun 1947, lalu direnovasi dua kali pada tahun 1982 dan 2001.

Stadion ini telah menjadi rumah bagi banyak pemain terhebat di dunia ,  seperti Ferenc Puskas, Zinedine Zidane, Ronaldo dan Cristiano Ronaldo. Bemain termahal dunia, Gareth Bale, juga menghiasi rumput Stadion Santiago Bernabeu.


2. Camp Nou (Barcelona, Catalonia,  Spanyol).



Markas Tim : FC Barcelona
Dibuka: 1957
Kapasitas: 98.757 penonton.
Tahun1989 menjadi venue Final Piala Eropa.
Tahun 1999, menjadi Venue Final Liga Champions.

Camp Nou adalah stadion sepak bola terbesar Eropa,  dan merupakan rumah bagi salah satu tim sepakbola besar, FC Barelona.  Barcelona memiliki motto “mes que un club” (lebih dari sebuah klub) adalah ikon di seluruh dunia sepakbola.

Awal mulanya kapasitas Camp Nou mampu menampung  120.000 penonton untuk final Piala Dunia 1982. Setelah direnovasi, kini penonton yang tertampung ssjumlah 98.757 orang.

Beberapa pemain terbesar di dunia ini telah menghiasi rumput Camp Nou, diantaranya Diego Maradona dan Lionel Messi. Bagi Maradona dan Messi, Camp Nou adalah salah satu stadion terbaik di dunia sepakbola.


1. Wembley Stadium (London, Inggris).



Markas Tim : Timnas Inggris
Dibuka: 2007
Kapasitas: 90.000 penonton.

Tahun 2011 dan 2013, venue Final Liga Champions.
Tahun 2012, venue Final Olimpiade.

Stadion Wembley, tanpa diragukan lagi sebagai stadion paling ikonik di dunia sepakbola.

Stadion Wembley, sebenarnya sudah dibangun tahun 1923. Namun demi keamanan dan kenyamanan penonton, tahun 2007 direnovasi, sehingga mampu memuat banyak penonton. Orang Inggris pun memberikan motto bagi Stadion Wembley yakni "The Home Of Football".

Skuad Tim PS TNI Liga 1 / 2017


PS TNI sudah siap memasuki Kompetisi Kasta tertinggi Liga 1 / 2017. Sebagai home base, PS TNI menggunakan Stadion Pakansari dalam menjamu lawan-lawannya.

Berikut Skuad Tim PS TNI Liga 1 /2017

KIPER :
Dhika Bhayangkara
Teguh Amrirudin

BELAKANG :
Leo Camara
Ganjar Mukti
Abduh Lestaluhu
Rinto Ali
Wanda Sahputra
Danie Pratama
Kasim Slamat.

TENGAH :
Manahati Lestusen
Iyanga
Wawan Febrianto
Ahmad Noviandani
Steven Imbiri
Alwi Slamat
Ade Jantra
Erwin Ramdani
Irfandi

DEPAN :
Guntur Triaji
Yogi
Agil
Gustur
Sansan
Pouya Hosseini.

Pelatih : Laurent Hatton

*Skuat masih bisa berubah.


OPINI / ESAI :

Jadikan Piala Presiden seperti Copa del Rey

Piala Presiden seperti Copa del Rey ? Kenapa tidak ?